Bismillah,
Assalamu'alaikum...
Selamat sore teman-teman.
Tanggal 18 Desember 2025 gw berkesempatan jalan-jalan ke Telaga Saat Bogor. sebagai informasi Telaga Saat ini adalah sebuah telaga atau danau yang berada di daerah Puncak Cisarua Bogor, dan katanya telaga ini adalah hulu dari sungai ciliwung. dan lokasinya ini ga jauh dari masjid At Taawun yang terkenal itu.
Perjalanan kali ini gw lakukan bertiga sama teman gw si Panji dan si Zidan. meskipun perjalanan ini udah direncanakan jauh hari, tapi kita bikin tentatif, tanggal ditentuin tapi jadi enggaknya gimana pas hari H aja. dan jujur aja gw lebih nyaman kaya gitu.
Setelah dipastikan klo kita jadi jalan, ditentukanlah posisi titik kumpul, karena rumah gw di Depok, dan itu adalah posisi yang paling deket ke Bogor, sedangkan si Panji dan si Zidan rumahnya di Jakarta Timur, maka disepakatilah kita ketemuan di rumah gw. baru kemudian jalan barengan ke tujuan.
Berikut ini adalah rute yang kita lalui :
- Rute Berangkat : Tapos (Depok) -- Cibinong (Bogor) -- Sentul City -- Bojong Koneng -- Mega Mendung -- Puncak -- Telaga Saat.
- Rute Pulang : Telaga Saat -- Gadog -- Bukit Pelangi (Gunung Geulis) -- Sentul City -- Cibinong (di sini kita berpisah, gw belok kanan ambil jalur ke arah Tapos sedangkan Panji dan Zidan lurus Jalan Raya Bogor, mereka berdua pulang lewat Kramat Jati.)
Perjalanan di mulai sekitar jam 8 pagi, karena saat itu bulan Desember dari awal jalan kit adah disambut hujan ringan, di tengah jalan kita berenti sebentar, Panji dan Zidan pake jas hujan, di sini gw belum pake jas hujan karena gw berasumsi karena hujan cuma gerimis ringan aja mungkin ga akan lama. dari rumah gw kita mulai perjalanan ngelewatin jalur yang ngehubungim Tapos dan Cibinong. karena hari itu hari senin, maka jalan dari Tapos sampe Cibinong ini lumayan banyak kesendatnya karena rush our orang berangkat kerja.
Dari Cibinong kita ambil Jalan Raya Bogor, dari sini alhamdulillah lalu lintas lancar, di persimpangan Sentul, kita ambil arah kiri dengan tujuan jalur alternatif Sentul. nah di sini hujan lagi dan deras, sehingga gw pun memutuskan buat pake jas hujan. sesampainya di pertigaan gerbang Bukit Pelangi kita ambil lurus, karena sesuai rencana awal kita ga akan lewat Bukit Pelangi. nah ternyata dari informasi yang kita dapat dari media sosial, ternyata selain jalur Bukit Pelangi kita bisa juga pakai jalur Bojong Koneng untuk bisa sampai ke puncak. jalur ini jalannya udah bagus, aspalnya lebar dan rapih.
Kita istirahat sebentar di Bojong Koneng ini buat sarapan, karena kita bertiga emang kebetulan belum sempat sarapan. Kita bertiga pesan nasi goreng, 15 ribu 1 porsi sangat wrotit sekali menurut gw di tahun ekonomi berantakan kaya sekarang.
 |
Warung tempat kita sarapan |
Setelah beres sarapan, kita lanjut lagi perjalanan, karena ternyata hujan ga reda dan malah makin deras, akhirnya kita make jas hujan dulu sebelum jalan. dan kita pun jalan pelan-pelan yang akhirnya bikin perjalanan jadi lebih lama. di jalur Bojong Koneng - Mega Mendung ini kita mesti bener-bener hati-hati, selain karena hujan dan licin, kebetulan rem motor astrea gw juga kurang mumpuni, ditambah lagi di beberapa titik jalan kontur jalanannya lumayan ekstrim, banyak turunan dan tanjakan yang curam. dan memasuki wilayah Mega Mendung jalanan jadi semakin sempit dan kondisi aspalnya banyak yang kurang bagus.
Sekitar jam 10an, kita keluar dari Megamendung dan masuk jalan Raya Puncak. karena hujan makin deras dan jas hujan gw rembes, akhirnya gw bilang butuh berhenti buat beli jas hujan baru. dan diputuskan lah gw beli di Indomart, gw beli jas hujan yang paling bagus di sana, 50 ribuan--dan ternyata beneran bagus, sampai hari ini 29 januari 2026 masih gw pakai harian.
Sekitar jam 11an kita sampai di gerbang masuk Telaga Saat, di sini kita mesti bayar harga tiket 25 ribu per orang, harga ini ada rinciannya dan gw lupa, hehe. dari gerbang sampai ke lokasi telaga jaraknya lumayan, tapi karena jalan aksesnya udah bagus, jalannya dah dilapis paving blok. di momen ini kita bener-bener disuguhi pemandangan yang indah banget, karena kanan kiri kita itu perbukitan kebun teh Puncak, apalagi waktu itu hujan baru reda sehingga ada beberapa area yang ketutup sama kabut. berikut ini gw post foto-foto yang menggambarkan kondisi jalan akses ke telaga dan pemandangannya, dari 3 foto yang gw upload 2 fotonya gw ambil dari screenshot video, jadi agak burem. |
| Jalan akses ke telaga, sudah dilapis paving blok |
 |
| Salah satu view menuju telaga |

Salah satu spot di jalan akses menuju telaga |
|
Setelah kita sampai di parkiran, kita harus bayar tiket lagi buat masuk ke area Telaga Saatnya, harganya 10 rb per orang. di sini sebenernya yang bisa kita kunjungi itu ga cuma Telaga Saatnya aja, tapi ada kafe dan restoran deket parkiran, dan beberapa spot wisata alam lainnya, tapi kayanya jaraknya agak jauh. Oiya ketika kit amemasuki area parkiran, jalannya masih berupa makadam atau gravel, jadi klo ke sini musim hujan, mesti berhati-hati karena licin. |
Sesampainya di Telaga Saat, kita keliling dan cari tempat buat kita istirahat, setelah dapat spot yang bisa dipake berteduh--karena kebetulan gerimis ga berenti-berenti--kita ngopi sambil menikmati pemandangan telaga. namun gw gak banyak ambil foto di sini, karena sering gerimis jadi agak merepotkan buat cari spot buat foto.
Kurang lebih pukul 12.30 wib setelah beres ngopi dan menikmati keindahan telaga, kita putuskan buat balik kanan. Dan karena kita belum shalat zhuhur kita pun putuskan buat mampir shalat di masjid At Ta'awun sekalian cari makan di sana. setelah makan dan shalat, kita pun pulang. Sebagaimana yang gw sampaikan di paragraf awal tulisan ini, rute pulang yang kita pilih berbeda dengan rute yang kita pakai pas berangkat. Kita pilih jalur Gadog terus masuk ke Bukit Pelangi, sebenernya rute ini bisa dibilang lebih jauh dan potensi macet juga lebih besar, tapi jalurnya relatif lebih mudah dan nyaman di banding rute Bojong Koneng - Megamendung yang konturnya relatif ekstrim karena banyak tanjakan dan turunan curam. dari Bukit Pelangi kita ambil rute Sentul - Cibinong, rute yang sama pas berangkat. dari Cibinong gw misah sama Panji dan Zidan, mereka lurus ambil arah Kramat Jati, karena lebih cepat buat jalur pulang ke mereka, sedangkan gw ambil kanan ambil jalur Cibinong - Tapos. dan Alhamdulillah gw sampai rumah sekitar jam 16.00. demikian "one day ride' gw kali ini, makasih udah baca tulisan gw ini sampai selesai, barakallahu fikum.
 |
| Kabut di Masjid At Ta'awun Puncak Bogor |
 |
| Panji dan Zidan |
Komentar
Posting Komentar